Japanese scenery

Tentang Kita Yang Tumbuh dan Kalah Oleh Jarak

Kadang, yang merusak bukan hanya jarak yang jauh, tapi ego yang tak mau saling mendekat.

Tentang Kita Yang Tumbuh dan Kalah Oleh Jarak

8 Oktober 2025. Masih kuingat pertama kali melihatmu saat itu. Kita tidak pernah benar-benar dekat, kita hanya saling menyukai dalam diam, sama sama malu mengungkapkan, sama-sama bingung harus melangkah kemana. Meski selalu merasa canggung, dan entah bagaimana. kamu tetap memilihku.

Setiap hari yang kita lalui, semuanya sangat menyenangkan, meski kita masih malu malu disaat itu, tapi hari hari itu benar benar menyenangkan. setiap langkah yang kita jalani menciptakan cerita yang indah.

Setelah lulus, ku memutuskan melanjutkan sekolah dikota yang jauh. Meski terpisah oleh jarak, tidak ada alasan untuk mengakhiri semuanya, setiap waktu aku selalu menyempatkan pulang ke tempat yang sudah ku anggap rumah. Meski singkat kita bersenang senang bersama, tertawa bersama, dan menghabiskan waktu seolah kota kecil itu masih menjadi tempat kita berbagi mimpi.

Tapi perlahan semuanya berubah. Setiap badai datang, aku selalu bertahan untuk melindungi ego ku yang rapuh. Awalnya aku bisa bertahan, aku selalu mencoba memahami dirimu. Namun seiring waktu, lelah memelukku. Bukan karena cinta menghilang, tetapi karena aku merasa lelah menghadapi badai yang terus datang tanpa jeda.

Hingga akhirnya, aku memutuskan hubungan itu. Sejak hari itu, tidak pernah ku kembali ke tempat itu. Bukan karena tidak rindu, tapi karena sudah tidak punya alasan untuk pulang. Kamu pernah bilang bahwa kamu tidak merasakan cinta dariku, dan kata kata itu membuatku merasa semua perjuanganku sia sia. Sejak itu, aku kehilangan keberanian untuk kembali dan memperbaiki semuanya.

Rasa sayang ini masih ada. Masih menyimpan banyak rasa yang tidak pernah benar benar hilang. Namun ketika kamu memintaku kembali, aku tidak bisa. Bukan karena tidak ingin, tapi karena takut membuatmu kecewa lagi. Takut kamu kembali merasakan hal yang sama, bahwa cintaku tidak cukup untukmu.

Karena itulah, pergi adalah pilihan. Bukan karena sudah tidak peduli, tetapi karena ingin kamu menemukan seseorang yang bisa membuatmu jauh lebih bahagia daripada sebelumnya. Seseorang yang bisa memberikan cinta dengan cara yang kamu butuhkan, seseorang yang bisa membuatmu merasa layak dicintai.

“Setiap cerita adalah bagian dari perjalanan hidup”